Khutbah Jumat Empat tanda orang Celaka
Kaumuslimin siding jumat
yang berbahagia
Marilah kita sama-sama
meningkatkan iman dan takwa kita pada Allah dengan jalan mengerjakan
perintahnya dan menjauhi apa yang dilarangannya
Saudaraku yang
berbahagia,
Dalam hidup ini Allah
berikan dua pilihan, yang menjadi sunatullah kepada kita semua, ada sehat ada sakit,
ada kaya ada miskin, ada bahagia ada pula celaka.
Namun kita manusia pada umumnya
senang kepada yang baik-baik, pengen sehat tidak mau
sakit, pengen kaya tidak mau miskin, pingin bahagia tidak mau
celaka,
Kata nabi celaka ada
dua, ada celaka dunia dan ada celaka akhirat (RH Anas bin Malik)
kalau
celaka dunia ada ujungnya, ada batasnya
dan ada akhirnya, tapi celaka akhirat kekal selamanya
Apa
tanda-tanda orang yang celaka dunia dan celaka akherat,
ARBA’UN MINAS SAQA ada empat orang yg
akan celaka kata Nabi,
1.orang
yang memiliki mata, namun-matanya keras JUMUD AL’AIN
Orang yang matangnya
keras itu adalah orang yang matanya sulit untuk meneteskan air mata
Kalau ditanya pernah nangis, rasanya semua kita pernah
menangis, tapi pertanyaannya untuk apa kita menangis,
Ada dua mata yang tak akan tersentuh api neraka, mata yang menangis
karena takut pada Allah dan mata yang berjaga di jalan Allah ( berjihat ) (HR
Al Tarmdzi)
2. QHAS WATUL QHALBI
hatinya keras , hati yang sudah
berkarat, bergelimang dosa.
Tanda tandanya :
1. Sulit menerima Nasehat, tidak ada keinginan
untuk mendengarkan kebenaran, menganggap dirinyalah yang paling benar
2. Tidak tersentuh oleh peringatan, hati tidak lagi
tergerak oleh ayat-ayat Allah, Hadis Nabi atau kejadian musibah yang menimpa
orang lain
3. Gembira dalam maksiat, merasa bangga dalam menikmati dosa tampa ada rasa bersalah
dan menyesal
4. Pelit dalam kebailan, berat melakukan amal saleh,
menolong sesama
Saudaraku yang beriman, manusia akan disadarkan oleh
dua hal jika tidak disadarkan oleh suatu nasehat baik dari agama misalnya, dia akan disadarkan oleh suatu kejadian yang
menakutkan seperti banjir besar di zaman Nabi Nuh as misalnya.
Ingat, hidayah Allah itu selalu ada, walaupun
terkadang lewat kesedihan atau kesakitan. Tapi terkadang kita cenderung
melihatnya hanya suatu musibah atau sebatas ujian.
Sebenarnya itu merupakan suatu peringatan agar kita
kembali ke jalan yang diridai oleh Allah. Dalam sholat tiap waktu , tiap hari
kita memohon kepada Allah, Ihdinas siro tal mustakim, beri aku jalan yang
lurus.
Ya Aby Ishak , panggilan dari imam hasan Al Basri, katanya dalam Al Quran, "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan-bagimu.”
Sudah lama kami berdoa, sudah lama kami bermohon
kepada Allah, tapi doa kami tak di
dengar- dengar oleh Allah, tak dikabul kan oleh Allah ?
Imam Hasan
menjawab Ya ahlal Basrah, Ya penduduk Basrah Hatimu telah mati, dari
hati yang mati bagaimana doa bisa terjawab, tak ada sinyal getaran yang sampai
ke Allah.
Maka agar hati kita tidak keras menurut ulama adalah rajin berkumpul di
majelis-majelis ilmu, rajin mendengarkan nasehat agama, karena hati bisa Allah hidupkan
dengan Nurul hikmah dengan cahaya ilmu
3.
WAL HIRSU
terlalu
mencintai dunia, mengejar-ngejar dunia sampai lupa
kepada yang memberikan dunianya. Jangan pernah jadikan dunia sebgai tujuan utama, Ingat Dunia ini hanyalah tempat persinggahan dan Jembatan menuju aherat
Orang yang terlalu
mencintai dunia akan menimbulkan sifat serakah, iri dan dengki. Dunia ini diibarat minum air laut,
semakin dipinum kita semakin hawus
Carilah duniamu
seolah olah kamu akan hidup seribu tahun dan carilah akheratmu seoalah-olah
kamu akan mati besok hari.
4, TULUL Al - AMAL
Orang yang lupa akan kematian
atau panjang angan-angan
Yang penyebab kelalaian,
menunda-nunda untuk berbuat baik, mengutamakan dunia, Para ulama selalu mengingat
kan kepada kita agar mengingat mati.
Ada ayahnya masih
hidup, namun anaknya sudah meninggal,
ada yang Cucuknya sehat meninggal,
Kakeknya sakit bertahun-tahun
belum juga Allah panggil. Mati rahasia tuhan
Saudaraku
mudah-mudahan
keempat sifat ini tidak ada pada kita, pada keluarga kita, sehingga
kita menjadi orang yang bahagia di dunia dan aherat, aamiin
Wahai manusia yang
beriman , Peliharalah dirimu dan keluargamu dari Api Neraka yang bahan
bakunya adalah manusia dan batu(AQ At Tahrim 6)

Comments
Post a Comment